Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » BERITA » Bencana Pasirlangu, Pengingat agar Bencana Juga Tak Terjadi di Proyek Upper Cisokan ‎

Bencana Pasirlangu, Pengingat agar Bencana Juga Tak Terjadi di Proyek Upper Cisokan ‎

  • account_circle Editor
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 91
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

seword.id/ – BANDUNG BARAT. Musibah longsor dan banjir yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat Sabtu 24/01/2026 mengingatkan kembali bahwa alam akan selalu memberi peringatan.

Tanah runtuh dan air meluap bukan sekadar peristiwa alam, melainkan cermin dari kelalaian dan keserekahan manusia dalam mengelola ruang dan lingkungan.

‎Desa Pasirlangu kini menjadi catatan penting dalam peta kerawanan bencana Jawa Barat khususnya Kabupaten Bandung Barat.

‎Alih fungsi lahan yang semakin barbar, proyek pembangunan tanpa kendali, serta minimnya kajian geologi disebut sebagai kombinasi berbahaya yang mempercepat terjadinya bencana seperti longsor dan banjir bandang.

‎Kondisi ini menjadi peringatan keras bagi proyek strategis nasional Upper Cisokan Pumped Storage Hydropower Project.

Proyek energi raksasa yang diharapkan menjadi tulang punggung ketahanan listrik nasional itu tidak boleh mengulang kesalahan yang sama.

‎“Upper Cisokan bukan hanya proyek teknik, tapi juga proyek kepercayaan publik,” ujar seorang pengamat sekaligus aktivis lingkungan Asep Mulyana.

‎“Jika aspek keselamatan dan daya dukung lingkungan diabaikan, risikonya bukan hanya pada infrastruktur, tetapi juga nyawa manusia” imbuhnya.

‎Berbeda dengan Pasirlangu, Upper Cisokan berada di wilayah dengan karakter geologi kompleks dan kontur ekstrem.

‎Oleh karena itu lanjut Asep, transparansi kajian AMDAL, pengawasan ketat pelaksanaan konstruksi, serta keterlibatan masyarakat sekitar menjadi kunci mutlak.

Ia menyoroti pelaksanaan pekerjaan yang terkesan kurang memperhitungkan dampak ke bagian hilir sungai, contohnya ke wilayah Cianjur, material tanah dan sisa-sisa kayu yang sering terlihat jelas terbawa oleh derasnya air sungai Cisokan ini akan berdampak di wilayah hilir sungai.

“Kami masih melihat material tanah atau sisa kayu yang dibuang dan hanyut terbawa arus sungai, sementara proyek ini merupakan proyek nasional seharusnya menjadi contoh baik bukan justru sebagai biang kerok munculnya musibah,” tegas Asep.

Disinggung terkait potensi bencana di kawasan atau radius pembangunan proyek, Ia meminta pihak Pemerintah dalam hal ini PLN harus lebih bijak, pro lingkungan dalam mengkaji potensi bencana akibat dari sebuah pembangunan proyek.

“Alih fungsi lahan dan hutan di kawasan proyek sudah terjadi, ancaman jelas terbuka lebar, ini harus menjadi perhatian serius PLN dan pemerintah, bahkan lahan kompensasi atau lahan pengganti dari ijin pinjam pakai kawasan hutan pun diabaikan. Ingat, bencana jangan sampai harus terjadi dulu atau menunggu korban jiwa,” katanya.

‎Ia pun berharap, tragedi Pasirlangu tidak hanya berhenti sebagai berita musiman. Ini harus menjadi alarm dini bahwa pembangunan tanpa kehati-hatian hanya akan memindahkan bencana dari satu titik ke titik lain.

‎Jika Pasirlangu adalah pelajaran, maka Upper Cisokan adalah ujian. Ujian apakah pembangunan di Indonesia mampu berdamai dengan alam, bukan menantangnya. (Uwo)***

  • Penulis: Editor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bencana Longsor Desa Kertawangi Kecamatan Cisarua Belum Tersentuh, Butuh Bantuan Mendesak

    Bencana Longsor Desa Kertawangi Kecamatan Cisarua Belum Tersentuh, Butuh Bantuan Mendesak

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Editor
    • visibility 81
    • 0Komentar

    seword.id/ – KERTAWANGI. Bencana longsor di Kecamatan Cisarua, juga terjadi di Desa Kertawangi, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu 24/01/2026. Kepala Desa Kertawangi Yanto Bin Surya, melaporkan kronologis kejadian, dimana pada Sabtu 24/01/2026 dini hari terjadi bencana tanah longsor di beberapa titik secara hampir bersamaan, dengan tingkat kerusakan yang parah. Adapun lokasi dan dampak kerusakan dilaporkan […]

  • Ternyata, Peta Belanda 1904 Mencatat Adanya Permukiman dan Pemanfaatan Lahan yang Kini Terdampak Longsor.

    Ternyata, Peta Belanda 1904 Mencatat Adanya Permukiman dan Pemanfaatan Lahan yang Kini Terdampak Longsor

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Editor
    • visibility 71
    • 0Komentar

    seword.id/ – CISARUA. Bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu, 24/01/2026; lalu menjadi kajian geologi sumpah pihak. Sebelumnya Gubernur Jawa Barat menyebutkan jika Kawasan terdampak bukan diperuntukkan atau dimanfaatkan bagi permukiman atau perkebunan atau imbang adanya alih fungsi lahan. Namun demikian, Deni Sugandi dari PGWI (Pemandu Geo Wisata Indonesia) menyampaikan […]

  • Hanya Menang Tipis 1-0 dari PSBS Biak, Bojan Hodak Evaluasi Penyelesaian Akhir.

    Hanya Menang Tipis 1-0 dari PSBS Biak, Bojan Hodak Evaluasi Penyelesaian Akhir

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Editor
    • visibility 59
    • 0Komentar

    seword.id/ – BANDUNG. Kemenangan Persib Bandung atas tamunya PSBS Biak menjadi sorotan pelatih Bojan Hodak. Laga yang berlangsung pada Minggu, 25/01/2026 itu berakhir kemenangan tipis 1-0 untuk Persib Bandung. Meski Persib Bandung menguasai dan mengendalikan permainan, Bojan Hodak mengaku kurang puas, pasalnya peluang banyak diciptakan namun penyelesaian akhir belum maksimal. Pada laga tersebut, Gol semata […]

  • Cuaca Ekstrim, Longsor Juga Terjadi di Desa Kertawangi

    Cuaca Ekstrim, Longsor Juga Terjadi di Desa Kertawangi

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Editor
    • visibility 114
    • 0Komentar

    seword.id/ – CISARUA. Musibah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat selain menimpa Desa Pasirlangu, juga terjadi di Desa Kertawangi akibat cuaca ekstrim, Sabtu, 24/01/2026. Kepala Desa Kertawangi Yanto Bin Surya melaporkan jika di wilayahnya telah terjadi bencana longsor di sejumlah titik antara lain, di RT03, RW06, titik longsoran di tebing Curug Cimahi. Kemudian di […]

  • Sinergi Foundation bersama Kabut Indonesia Bantu Evakuasi Pencarian Korban dan Salurkan Bantuan kepada Pengungsi, Minggu 25/01/2026.

    Sinergi Foundation bersama Kabut Indonesia Bantu Evakuasi Pencarian Korban dan Salurkan Bantuan kepada Pengungsi

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Editor
    • visibility 104
    • 0Komentar

    seword.id/ – CISARUA. Sejumlah relawan turun ke lokasi bencana longsor Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu 25/01/2026. Sinergi Foundation, bersama Kabut Indonesia melaporkan dari lokasi kejadian, hingga pukul 10.00 WIB, kembali ditemukan 2 jenazah korban longsor Pasirlangu. “Kami dari Sinergi Foundation bersama Kabut Indonesia melaporkan hingga pukul 10.00 WIB telah ditemukan kembali 2 jenazah, […]

  • Persib Bandung Perkenalkan Dua Pemain Baru Perkuat Lini Belakang.

    Persib Bandung Perkenalkan Dua Pemain Baru Perkuat Lini Belakang

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Editor
    • visibility 106
    • 0Komentar

    seword.id/ – BANDUNG. Kabar yang ditunggu-tunggu para bobotoh akhirnya datang juga. Usai pertandingan melawan PSBS Biak, manajemen Persib Bandung mengumumkan 2 rekrutan paruh musim langsung kehadapan para bobotoh. Pemain asal Prancis Layvin Kurzawa dan Pemain diaspora berlabel timnas Indonesia Dion Markx diperkenalkan kepada para bobotoh di Stadion GBLA Bandung, Minggu malam 25/01/2026. Para bobotoh menyambut […]

expand_less