Bencana Longsor Desa Kertawangi Kecamatan Cisarua Belum Tersentuh, Butuh Bantuan Mendesak
- account_circle Editor
- calendar_month Senin, 26 Jan 2026
- visibility 79
- comment 0 komentar
- print Cetak

Longsor terjadi di RW 06, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
seword.id/ – KERTAWANGI. Bencana longsor di Kecamatan Cisarua, juga terjadi di Desa Kertawangi, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu 24/01/2026.
Kepala Desa Kertawangi Yanto Bin Surya, melaporkan kronologis kejadian, dimana pada Sabtu 24/01/2026 dini hari terjadi bencana tanah longsor di beberapa titik secara hampir bersamaan, dengan tingkat kerusakan yang parah.
Adapun lokasi dan dampak kerusakan dilaporkan dalam keterangan persnya, antara lain:
- Kawasan Tebing Curug Cimahi: Longsor skala besar mengakibatkan sekitar 12 (dua belas) rumah rusak parah dan dalam kondisi tergantung/rawan ambruk.
- RW 11: Terdapat 3 (tiga) unit rumah mengalami rusak berat.
- RW 06: Terdapat 1 (satu) unit rumah mengalami rusak berat.
- Kampung Cibolang (Dusun Reret): Longsor menyebabkan jalan utama terputus total dan rusak parah, mengisolasi akses masyarakat.
“Jadi, kejadiannya bersamaan dengan bencana longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, sementara di Desa Kertawangi dilaporkan juga sejumlah titik bencana,” kata Yanto Bin Surya, saat dikonfirmasi, Senin 26/01/2026.
Saat ini pihaknya bersama para tokoh masyarakat, BPD Desa Kertawangi dan sejumlah unsur telah membentuk Satgas penanganan bencana Desa Kertawangi.
Akibat bencana ini, berdasarkan situasi di lokasi dinyatakan dalam keadaan darurat. Pasalnya, beberapa kepala keluarga terpaksa mengungsi dan kehilangan tempat tinggal.
Kebutuhan pokok dan fasilitas pengungsian sangat mendesak untuk segera dipenuhi guna menjaga keselamatan dan kesehatan warga. Sedikitnya lebih dari 60 jiwa terdampak dari bencana longsor di Desa Kertawangi.
“Kami sudah membuat Satgas penanangan bencana di Desa dan saat ini dibutuhkan bantuan terutama kebutuhan pokok dan fasilitas pengungsian sangat mendesak untuk segera dipenuhi guna menjaga keselamatan dan kesehatan warga terdampak,” jelasnya.
Dalam keterangannya, kebutuhan para pengungsi di Desa Kertawangi membutuhkan:
- Tenda pengungsian dan perlengkapannya (terpal, matras).
- Bantuan bahan makanan pokok dan air minum.
- Pakaian layak pakai, selimut, dan alat mandi.
- Obat-obatan dasar dan layanan kesehatan.
- Akses perbaikan darurat jalan yang terputus di Kampung Cibolang.
- Tim assesment teknis untuk menilai kerentanan lanjutan dan stabilitas tanah.
Ia berharap bantuan atau donasi juga bisa diterima pihaknya. Pasalnya, hingga saat ini bantuan atau donasi terpusat ke Desa Pasirlangu.
“Harapannya, donasi atau bantuan juga bisa dikirimkan ke Desa Kertawangi, karena warga kami juga mengalami musibah bencana yang sama dan kebutuhan yang sama dengan jumlah yang cukup banyak,” pungkasnya. (Uwo)***
- Penulis: Editor
