Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » BERITA » Pakar ITB Jelaskan Penyebab Longsor Pasirlangu Karena Faktor Alamiah

Pakar ITB Jelaskan Penyebab Longsor Pasirlangu Karena Faktor Alamiah

  • account_circle Editor
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • visibility 170
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

seword.id/ – BANDUNG. Duka mendalam masih menyelimuti warga Desa Pasirlangu dan warga Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Bencana longsor secara bersamaan pada Sabtu 24/01/2026 lalu terjadi di dua lokasi Kecamatan Cisarua yang menyebabkan puluhan korban jiwa meninggal dunia, meratakan rumah akibat tertimbun material longsor.

Lalu, bagaimana musibah longsor tersebut bisa terjadi ? apa penyebabnya ?

Pakar sekaligus dosen geologi longsoran Institut Teknologi Bandung (ITB) Dr Eng Imam Achmad Sadisun S.T., M.T menyebutkan, kejadian tersebut disebabkan oleh interaksi faktor alamiah yang kompleks.

Imam menjelaskan, wilayah Bandung Barat cenderung memiliki lingkungan geologi sisa produk vulkanik tua. Oleh karena itu, lapisan pelapukan di daerah ini relatif tebal.

Batas antara tanah hasil pelapukan dan batuan dasar kecil, sehingga kedap air. Bahkan, kerap menjadi bidang gelincirnya.

Kondisi tersebut semakin parah jika terjadi hujan yang lama dan intensitas tinggi. Akhirnya, air meresap dan mengisi pori-pori tanah.

“Ketika pori-pori tanah sudah jenuh oleh air, kekuatan geser material pembentuk lereng akan menurun drastis. Pada kondisi inilah lereng sering tidak lagi mampu menahan beratnya sendiri,” ujarnya, mengutip dari laman ITB, Selasa (27/1/2026).

Selain faktor geologi, Imam melihat longsor ini berkaitan erat dengan hulu salah satu sungai di lereng selatan Gunung Burangrang. Hulu tersebut menutup alur sungai dan membentuk sumbatan atau bendungan.

Air akhirnya tertahan sementara dan menjadi genangan di hulu. Selain itu, pada bagian tersebut juga ada akumulasi lumpur, pasir dan batu.

Saat bendungan sudah tak mampu menahan banyaknya air, bendungan pun jebol. Aliran lumpur kemudian bergerak ke arah hilir mengikuti jalur sungai.

Tak hanya air, aliran tersebut mengandung lumpur, bongkahan batu, dan ranting-ranting kayu. Sehingga membuat rumah-rumah korban rusak bahkan tertutup lumpur tebal.

“Rumah-rumah warga sebenarnya tidak longsor pada lereng-lereng tempat mereka berdiri, tetapi terdampak material longsoran yang dikirim dari hulu melalui alur sungai,” katanya.

Imam menyebut fenomena yang banyak disebut sebagai longsor ini lebih bisa dibilang aliran lumpur (mud flow) atau aliran debris (debris flow).

Imam kemudian mengingatkan warga sekitar terhadap potensi bahaya longsor atau aliran lumpur susulan. Pasalnya, di sekitar sana masih ada sumbatan di hulu sungai.

Apabila terjadi lagi hujan dengan intensitas tinggi, maka akumulasi air pada sumbatan bisa naik. Jebolnya bendungan mungkin bisa terjadi kembali dan menyebabkan aliran ke wilayah hilir.

“Bahaya tidak selalu berasal dari lereng tempat rumah tersebut berada, tetapi bisa datang dari sistem aliran yang terhubung langsung dengan lereng terjal di bagian hulunya,” katanya.

Mitigasi Bencana Aliran Lumpur

Menurut Imam, ada tiga cara mitigasi yang bisa dilakukan untuk mencegah bencana aliran lumpur ini terjadi kembali. Pertama menyetabilkan lereng di bagian hulu dengan menutup alur sungai.

Kedua, melakukan pantauan aliran dengan geofon, sensor getaran, dan kamera pemantau. Ketiga, pembangunan struktur penghalang aliran lumpur, tanggul pengelak, pagar pemecah aliran, atau penampung aliran.

Terakhir, Imam membeberkan tanda-tanda kejadian serupa. Mulanya kejadian semacam ini akan diawali dengan menyusutnya atau hilangnya aliran air sungai secara tiba-tiba.

Hal itu menandakan adanya sumbatan di bagian hulu. Tanda ini merupakan alarm bahaya, terlebih jika terjadi saat hujan deras.

“Jika sungai yang biasanya mengalir tiba-tiba surut saat hujan lebat, masyarakat harus waspada dan segera menjauh dari alur sungai,” katanya.

Sementara, dari pantauan udara, terlihat dampak yang cukup parah, di mana material tanah menimbun area permukiman dan mengubah lanskap perbukitan yang sebelumnya hijau menjadi hamparan tanah coklat.***

  • Penulis: Editor

Rekomendasi Untuk Anda

  • resiko gus yaqut 13:40 Play Button

    Alifurrahman: RESIKO GUS YAQUT DITAHAN JOKOWI PASTI KENA GETAH

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Editor
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Seword.id – Sengkarut pembagian kuota haji tambahan tahun 2024 kini memasuki babak baru yang krusial. Berdasarkan fakta persidangan dan pemanggilan saksi-saksi kunci seperti Dito Ariotedjo serta Fuad Hasan, indikasi penyalahgunaan kewenangan di Kementerian Agama semakin terang benderang. Gus Yaqut, yang kini berstatus tersangka, dinilai berada di ujung tanduk dengan peluang lolos yang nyaris mustahil. Blunder […]

  • Bencana Longsor Desa Kertawangi Kecamatan Cisarua Belum Tersentuh, Butuh Bantuan Mendesak

    Bencana Longsor Desa Kertawangi Kecamatan Cisarua Belum Tersentuh, Butuh Bantuan Mendesak

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Editor
    • visibility 170
    • 0Komentar

    seword.id/ – KERTAWANGI. Bencana longsor di Kecamatan Cisarua, juga terjadi di Desa Kertawangi, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu 24/01/2026. Kepala Desa Kertawangi Yanto Bin Surya, melaporkan kronologis kejadian, dimana pada Sabtu 24/01/2026 dini hari terjadi bencana tanah longsor di beberapa titik secara hampir bersamaan, dengan tingkat kerusakan yang parah. Adapun lokasi dan dampak kerusakan dilaporkan […]

  • Persib Bandung Perkenalkan Dua Pemain Baru Perkuat Lini Belakang.

    Persib Bandung Perkenalkan Dua Pemain Baru Perkuat Lini Belakang

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Editor
    • visibility 223
    • 0Komentar

    seword.id/ – BANDUNG. Kabar yang ditunggu-tunggu para bobotoh akhirnya datang juga. Usai pertandingan melawan PSBS Biak, manajemen Persib Bandung mengumumkan 2 rekrutan paruh musim langsung kehadapan para bobotoh. Pemain asal Prancis Layvin Kurzawa dan Pemain diaspora berlabel timnas Indonesia Dion Markx diperkenalkan kepada para bobotoh di Stadion GBLA Bandung, Minggu malam 25/01/2026. Para bobotoh menyambut […]

  • Hanya Menang Tipis 1-0 dari PSBS Biak, Bojan Hodak Evaluasi Penyelesaian Akhir.

    Hanya Menang Tipis 1-0 dari PSBS Biak, Bojan Hodak Evaluasi Penyelesaian Akhir

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Editor
    • visibility 145
    • 0Komentar

    seword.id/ – BANDUNG. Kemenangan Persib Bandung atas tamunya PSBS Biak menjadi sorotan pelatih Bojan Hodak. Laga yang berlangsung pada Minggu, 25/01/2026 itu berakhir kemenangan tipis 1-0 untuk Persib Bandung. Meski Persib Bandung menguasai dan mengendalikan permainan, Bojan Hodak mengaku kurang puas, pasalnya peluang banyak diciptakan namun penyelesaian akhir belum maksimal. Pada laga tersebut, Gol semata […]

  • Dishub Kota Cimahi Bantu Evakuasi Korban Banjir Di Kelurahan Karangmekar.

    Dishub Kota Cimahi Bantu Evakuasi Korban Banjir Di Kelurahan Karangmekar

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Editor
    • visibility 152
    • 0Komentar

    seword.id/ – CIMAHI. Cuaca ekstrim sepekan terakhir berdampak terjadinya bencana longsor dan banjir disejumlah titik seperti Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cimahi. Di Kota Cimahi dilaporkan banjir melanda wilayah RW05 Kelurahan Karangmekar, Kecamatan Cimahi Tengah. Tingginya curah hujan disertai angin kencang mengakibatkan debit air dari Sungai Cimahi melimpah dan merendam sejumlah rumah warga dengan ketinggian […]

  • Putaran Kedua Super League Indonesia: Borneo FC dan Persija Jakarta Raih Tiga Poin Perdana.

    Putaran Kedua Super League Indonesia: Borneo FC dan Persija Jakarta Raih Tiga Poin Perdana

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Editor
    • visibility 148
    • 0Komentar

    seword.id/ – BANDUNG. Babak kedua BRI Super League 2025-2026 sudah dimulai, dua kesebelasan papan atas Borneo FC dan Persija Jakarta berhasil menambah tiga poin karena berhasil mengalahkan lawan-lawannya. Borneo FC menang melawan Persis Solo dngan skor 0-1 untuk tim tamu Borneo FC, sementara Persija Jakarta berhasil taklukkan Madura United di Stadion GBK dengan skor 2-0. […]

expand_less