Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » BERITA » Ternyata, Peta Belanda 1904 Mencatat Adanya Permukiman dan Pemanfaatan Lahan yang Kini Terdampak Longsor

Ternyata, Peta Belanda 1904 Mencatat Adanya Permukiman dan Pemanfaatan Lahan yang Kini Terdampak Longsor

  • account_circle Editor
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • visibility 228
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

seword.id/ – CISARUA. Bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu, 24/01/2026; lalu menjadi kajian geologi sumpah pihak.

Sebelumnya Gubernur Jawa Barat menyebutkan jika Kawasan terdampak bukan diperuntukkan atau dimanfaatkan bagi permukiman atau perkebunan atau imbang adanya alih fungsi lahan.

Namun demikian, Deni Sugandi dari PGWI (Pemandu Geo Wisata Indonesia) menyampaikan atau mengulas terkait batas kawasan konservasi dan kawasan atau zona pemanfaatan sebagaimana menjadi korban terdampak longsor pada Sabtu dini hari 24/01/2026.

Menurut Deni, longsor yang terjadi merupakan jenis longsoran yang beebahaya dan mematikan, karena datangnya tiba-tiba juga ada pemicunya antara lain tingginya curah hujan serta dilihat material longsor adanya sumber air dan pasir diatas Gunung Burangrang.

“Jadi material longsoran tersebut mengarah ke permukiman, berbelok arah diagonal karena tertahan ada aliran sungai,” ujar Deni.

Dikatakan Deni, Sejak tahun 1904, dalam Peta Belanda mencatat adanya garis deliniasi atau batas wilayah kawasan konservasi atau kawasan hutan dimana menjadi titik longsor atau pusat longsor.

“Kita sedikit mengulas terkait titik longsor yang ada di peta Belanda yang dibuat 1904, bahwa di kawasan sebelah utara longsor, berada di atas kawasan konservasi yang sudah tercatat dalam peta,” ujar Deni Sugandi, mengutip dari Tiktok yang dilansir, Gentra Jabar, Selasa 27/01/2026.

Ia menambahkan, jika disebelah Selatan garis dalam peta tersebut, menyebutkan jika wilayah terdampak saat ini, ternyata sejak dari 1904 sudah menjadi kawasan pemanfaatan dan permukiman penduduk.

“Dalam peta tersebut, ternyata sejak 1904 sudah ada hunian dan pemanfaatan lahan, dalam peta menyebutkan ada dua kampung yaitu pasir kuning dan pasir kuda,” ujarnya.

Meski demikian, Ia mengapresiasi pernyataan Gubernur Jawa Barat jika lokasi terdampak harus ditutup dari aktivitas dan masyarakat direlokasi ke tempat yang lebih aman.

Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat juga, selain Kawasan Bandung Utara, potensi yang sama dan menjadi perhatian adalah di Kawasan Jawa Barat Selatan. (Uwo)***

  • Penulis: Editor

Rekomendasi Untuk Anda

  • resiko gus yaqut 13:40 Play Button

    Alifurrahman: RESIKO GUS YAQUT DITAHAN JOKOWI PASTI KENA GETAH

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Editor
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Seword.id – Sengkarut pembagian kuota haji tambahan tahun 2024 kini memasuki babak baru yang krusial. Berdasarkan fakta persidangan dan pemanggilan saksi-saksi kunci seperti Dito Ariotedjo serta Fuad Hasan, indikasi penyalahgunaan kewenangan di Kementerian Agama semakin terang benderang. Gus Yaqut, yang kini berstatus tersangka, dinilai berada di ujung tanduk dengan peluang lolos yang nyaris mustahil. Blunder […]

  • Pakar ITB Jelaskan Penyebab Longsor Pasirlangu Karena Faktor Alamiah.

    Pakar ITB Jelaskan Penyebab Longsor Pasirlangu Karena Faktor Alamiah

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Editor
    • visibility 169
    • 0Komentar

    seword.id/ – BANDUNG. Duka mendalam masih menyelimuti warga Desa Pasirlangu dan warga Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Bencana longsor secara bersamaan pada Sabtu 24/01/2026 lalu terjadi di dua lokasi Kecamatan Cisarua yang menyebabkan puluhan korban jiwa meninggal dunia, meratakan rumah akibat tertimbun material longsor. Lalu, bagaimana musibah longsor tersebut bisa terjadi ? apa […]

  • Bencana Pasirlangu, Pengingat agar Bencana Juga Tak Terjadi di Proyek Upper Cisokan.

    Bencana Pasirlangu, Pengingat agar Bencana Juga Tak Terjadi di Proyek Upper Cisokan ‎

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Editor
    • visibility 180
    • 0Komentar

    seword.id/ – BANDUNG BARAT. Musibah longsor dan banjir yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat Sabtu 24/01/2026 mengingatkan kembali bahwa alam akan selalu memberi peringatan. Tanah runtuh dan air meluap bukan sekadar peristiwa alam, melainkan cermin dari kelalaian dan keserekahan manusia dalam mengelola ruang dan lingkungan. ‎ ‎Desa Pasirlangu kini menjadi catatan […]

  • Putaran Kedua Dimulai, Berikut Prediksi Pertandingan Persib Bandung Vs PSBS Biak

    Putaran Kedua Dimulai, Berikut Prediksi Pertandingan Persib Bandung Vs PSBS Biak

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Editor
    • visibility 357
    • 0Komentar

    seword.id/ – BANDUNG. Lanjutan putaran babak kedua kompetisi BRI Super League 2025-2026 akan kembali digelar. Persib Bandung tengah bersiap menghadapi laga perdana di putaran kedua ini menghadapi tim tamu PSBS Biak pada Minggu, 25/01/2026 di Stadion GBLA Bandung. Meski manajemen Persib Bandung masih sibuk dengan perburuan pemain di paruh musim ini, pelatih Bojan Hodak tetap […]

  • Cuaca Ekstrim, Longsor Juga Terjadi di Desa Kertawangi

    Cuaca Ekstrim, Longsor Juga Terjadi di Desa Kertawangi

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Editor
    • visibility 177
    • 0Komentar

    seword.id/ – CISARUA. Musibah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat selain menimpa Desa Pasirlangu, juga terjadi di Desa Kertawangi akibat cuaca ekstrim, Sabtu, 24/01/2026. Kepala Desa Kertawangi Yanto Bin Surya melaporkan jika di wilayahnya telah terjadi bencana longsor di sejumlah titik antara lain, di RT03, RW06, titik longsoran di tebing Curug Cimahi. Kemudian di […]

  • Pertahankan Puncak Klasemen Sementara, Persib Bandung Menang Tipis Atas PSBS Biak. Ilustrasi - Unggung Rispurwo

    Pertahankan Puncak Klasemen Sementara, Persib Bandung Menang Tipis Atas PSBS Biak

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Editor
    • visibility 174
    • 0Komentar

    seword.id/ – BANDUNG. Persib Bandung mengawali putaran kedua BRI Super League 2025-2026 menghadapi tamunya PSBS Biak, Minggu, 25/01/2026 di Stadion GBLA, Kota Bandung. Bermain dihadapan bobotoh, Persib Bandung berinisiatif melakukan serangan, namun penjaga gawang PSBS Biak, Kadu bermain gemilang. Sejumlah serangan dari Thom Haye, Beckham Putra dan Uiliam Barros mampu diantisipasi penjaga gawang PSBS Biak. […]

expand_less